Kukuhkan Bulan Dana PMI 2025, Wali Kota Magelang Ajak Masyarakat Peduli Sesama
Rudi || Diskominsta
Kamis, 28 Agustus 2025

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, secara resmi mengukuhkan Panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang Tahun 2025
KOTA MAGELANG – Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, secara resmi mengukuhkan Panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang Tahun 2025 sekaligus mencanangkan dimulainya kegiatan Bulan Dana PMI, di Pendopo Pengabdian, Rabu (27/8/2025).
Pengurus Bulan Dana tahun ini diketuai oleh Ketua DPRD Kota Magelang, Evin Septa Haryanto Kamil.
Dalam sambutannya, Evin mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan yang akan berlangsung mulai 1 September hingga 30 November 2025.
“Bulan Dana PMI adalah wadah kepedulian sosial. Meski demikian, kami menekankan agar panitia tetap mengedepankan asas sukarela dari pihak manapun yang memberikan bantuan,” ujarnya.
Evin menyebutkan, target donasi Bulan Dana PMI Kota Magelang 2025 ditetapkan sebesar Rp800 juta. Pada tahun sebelumnya, donasi yang berhasil terkumpul mencapai Rp1,7 miliar.
“Sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, salah satu dukungan terhadap PMI berasal dari donasi masyarakat yang tidak mengikat," imbuhnya.
Dana yang terhimpun akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kemanusiaan, antara lain penanganan korban bencana, pertolongan pertama pada kecelakaan, pelayanan kesehatan, pendidikan melalui Palang Merah Remaja, pembinaan Korps Sukarela PMI di perguruan tinggi, serta kebutuhan operasional PMI.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan, PMI sejak lama telah menjadi teladan kepedulian masyarakat, jauh sebelum Pemkot Magelang merumuskan program unggulan dalam klaster Magelang: Kita Peduli.
"PMI memiliki mandat mulia untuk meringankan penderitaan sesama tanpa membedakan suku, agama, ras, bangsa, maupun pandangan politik,” kata Damar.
Ia juga menyoroti kiprah nyata PMI Kota Magelang yang konsisten dalam pelayanan, mulai dari layanan ambulans darurat, aksi donor darah rutin, hingga penerjunan relawan dalam penanganan bencana baik di Kota Magelang maupun wilayah sekitarnya.
“Bulan Dana PMI jangan dimaknai sebagai pungutan wajib. Ini adalah kesempatan mulia untuk menumbuhkan kepedulian. Dana yang terhimpun nantinya akan dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat,” tegasnya.
Damar juga menyampaikan penghargaan kepada para relawan PMI yang disebutnya sebagai pejuang kemanusiaan. (prokompimkotamgl)