PETARUNG KAWASAN, WUJUD PEMANFAATAN DATA DAN INFORMASI SPASIAL PEMERINTAH KOTA MAGELANG UNTUK PENGUATAN KEBIJAKAN
Rudi || Diskominsta
Kamis, 30 April 2026

Pemerintah Kota Magelang melalui Forum Satu Data Kota Magelang menegaskan komitmen
Pemerintah Kota Magelang melalui Forum Satu Data Kota Magelang menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola data statistik dan geospasial sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Forum tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Magelang, LARSITA, S.E., M.Sc.; Kepala Bapperida Kota Magelang, Handini Rahayu, S.T., M.Eng.; perwakilan dari Diskominsta Kota Magelang selaku Walidata, dan Kepala BPS Kota Magelang, Nurul Choiriyati, S.ST, MM. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam mewujudkan satu data yang berkualitas, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Forum Satu Data merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan data yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh perangkat daerah dan masyarakat. Pemerintah Kota Magelang juga terus mendorong lahirnya inovasi berbasis data. Salah satu inovasi yang disorot adalah PETARUNG Kawasan atau Pemetaan Terarah Potensi Unggulan Berbasis Spasial Kawasan, yang dikembangkan oleh Kepala Bidang Ekonomi dan Prasarana Wilayah Bapperida Kota Magelang, Dr. Yetty Setiyaningsih, SP, M.Eng. Inovasi ini dinilai menjadi contoh nyata bagaimana data statistik dan geospasial dapat diolah menjadi alat bantu pengambilan keputusan yang strategis, sekaligus memperkuat kebijakan berbasis kawasan. Program PETARUNG Kawasan dirancang untuk menguatkan pemanfaatan data spasial dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, termasuk melalui pemetaan potensi wilayah hingga level RW.
Sekda menekankan bahwa seluruh perangkat daerah memiliki peran penting sebagai produsen sekaligus pengguna data. Karena itu, setiap OPD diminta memastikan ketersediaan, kelengkapan, validitas, dan kesesuaian data dengan standar yang berlaku, termasuk melakukan pemutakhiran data secara berkala. Ia menegaskan bahwa integrasi dan sinkronisasi data antar perangkat daerah perlu terus diperkuat melalui koordinasi yang baik agar tata kelola Satu Data dapat berjalan lebih optimal.
Sekda berharap pengelolaan data tidak hanya berhenti pada pengumpulan informasi, tetapi juga benar-benar menjadi dasar perencanaan pembangunan yang kolaboratif, presisi, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Penguatan sinergi antara Tim Penyelenggara Satu Data Kota Magelang diharapkan mampu mewujudkan tata kelola data yang lebih baik serta mendukung pembangunan Kota Magelang yang berkelanjutan.










