Wali Kota Magelang Bantu Korban Rumah Roboh, Soroti Lansia yang Masih Bekerja
Rudi || Diskominsta
Kamis, 7 Mei 2026

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyerahkan bantuan
KOTA MAGELANG - Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyerahkan bantuan kepada korban rumah roboh di Kampung Paten Gunung RT 05 RW 09, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kamis (7/5/2026).
Rumah yang roboh akibat tertimpa pohon itu milik Jakimin dan ditempati oleh Bambang Kuncoro (68) beserta keluarganya (total 6 jiwa) sebagai penyewa.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, bagian depan rumah mengalami kerusakan. Istri Bambang juga mengalami luka dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSU Tidar Kota Magelang.
Pada momen itu, Damar menaruh perhatian atas kondisi Bambang Kuncoro yang tetap bekerja sebagai pedagang nasi goreng meski telah berusia 68 tahun dan masih tinggal di rumah kontrakan.
“Ini menjadi perhatian kami. Segera, khususnya di Kota Magelang ini, akan kita data masyarakat yang sudah usia pensiun tetapi masih produktif,” kata Damar.
Menurutnya, kondisi warga lanjut usia yang masih harus bekerja dan hidup di rumah kontrakan perlu menjadi perhatian pemerintah dalam penyusunan kebijakan sosial yang tepat sasaran.
“Artinya kalau usia pensiun masih ngontrak dengan profesi kategori ekonomi bawah, ini harus kita lihat dalam kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Damar juga meminta seluruh lurah di wilayahnya melakukan verifikasi data warga secara aktual agar pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun program bantuan dan perlindungan sosial.
Dalam kesempatan itu, Damar turut mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Kota Magelang yang dinilainya masih sangat kuat. Ia mengajak warga yang mampu untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Manusia itu makhluk sosial. Yang mampu ayo bantu yang belum mampu. Itulah namanya bermasyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Hadi Sutopo, mengatakan pascakejadian rumah roboh, proses perbaikan langsung dilakukan secara gotong royong bersama warga, relawan, dan dibantu personel TNI.
"Dinas Sosial Kota Magelang juga telah memberikan bantuan non tunai, berupa selimut, family kit, kasur, makanan siap saji dan lainnya," terang Hadi.
Kemudian bantuan kemanusiaan dari PMI Kota Magelang berupa uang tunai Rp5 juta untuk membantu perbaikan rumah terdampak. Termasuk bantuan pengobatan bagi istri korban melalui program Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Selanjutnya, dilakukan kesepakatan dengan pemilik rumah bahwa selama lima tahun ke depan rumah tersebut tidak akan disewakan kepada pihak lain. Selain itu, keluarga Bambang juga dibebaskan dari biaya sewa selama satu tahun ke depan. (prokompimkotamgl)









