PEMERINTAH KOTA MAGELANG

Wali Kota Magelang Dukung GPM Serentak Jateng, Jaga Daya Beli Masyarakat

Rudi || Diskominsta

Sabtu, 7 Maret 2026

Bagikan :

Pemerintah Kota Magelang turut mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM)

KOTA MAGELANG — Pemerintah Kota Magelang turut mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026.

 

Gerakan tersebut dicanangkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara daring dan diikuti 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah secara serentak. Di Kota Magelang, kegiatan dihadiri langsung oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono bersama jajarannya di Kebun Bibit Senopati, Jumat (6/3/2026).

 

Damar menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut sebagai langkah menjaga stabilitas pangan di wilayahnya.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita awali Gerakan Pangan Murah bareng-bareng dengan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Dalam waktu dekat juga akan ada lagi di Kota Magelang, tanggal 11–12 Maret 2026 kita laksanakan kembali,” katanya.

 

Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah.

 

Menurut Damar, pelaksanaan GPM juga menjadi salah satu upaya menjaga daya beli masyarakat. Ia menilai kondisi ekonomi di Kota Magelang menunjukkan tren positif.

 

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, dalam arahannya menyatakan, GPM menjadi salah satu langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau, terutama selama Ramadan dan Idulfitri 1447/2026.

 

“Gerakan pangan murah ini harus menjadi model agar kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harganya terjangkau,” tegasnya.


Selain itu, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan pangan diperkirakan meningkat seiring tingginya arus mudik ke Jawa Tengah. Data menunjukkan sekitar 17,7 juta pemudik diprediksi pulang ke provinsi ini sehingga kebutuhan pangan diperkirakan bertambah sekitar 3,49 persen. 

 

GPM serentak ini menyediakan berbagai komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. (prokompimkotamgl)

 

Bagikan :