PEMERINTAH KOTA MAGELANG

Dekranasda Kota Tanjungbalai Pelajari Inovasi Batik Bahan Alam di Kota Magelang

|| Diskominsta

Kamis, 6 Agustus 2026

Bagikan :

Jajaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, berkunjung Kota Magelang

KOTA MAGELANG — Jajaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, berkunjung Kota Magelang, Rabu (5/8/2026).

 

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai, Mashandayani Mahyaruddin, yang merupakan istri Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim.

 

Mereka diterima hangat oleh Ketua Dekranasda Kota Magelang, Nanik Yunianti Damar, beserta jajaran di Pendopo Pengabdian Kota Magelang. 

 

Didampingi Nanik, rombongan berkesempatan melihat langsung sentra produksi kerajinan Amung Godhong Ecoprint di Kelurahan Jurangombo. 

 

Kunjungan ini secara khusus difokuskan untuk mendalami teknik pendeteksian pigmen alami, eksplorasi dedaunan lokal, serta manajemen tata kelola usaha kriya berbasis ramah lingkungan (eco-friendly). 

 

Dalam kesempatan tersebut, kedua daerah membedah potensi besar industri tekstil ramah lingkungan yang kini menjadi tren pasar global, sekaligus melakukan transfer pengetahuan teknis pemrosesan dan pengolahan kain ecoprint bertaraf ekspor.

 

Nanik Yunianti, menyambut baik inisiatif studi komparasi ini. Ia berujar, Kota Magelang senantiasa terbuka untuk berbagi inovasi dalam pengembangan seni kriya berkelanjutan demi memajukan perekonomian berbasis kemasyarakatan.

 

"Kami berterimakasih kepada Dekranasda Tanjungbalai yang sudah berkunjung ke Kota Magelang. Kami tadi sharing praktik baik, saling belajar, bukan hanya soal Dekranasda tapi hal lain juga, seperti pelatihan peningkatan kapasitas anggota Dekranasda," ucapnya, di IKM Center Kota Magelang. 

 

Pada kesempatan itu, Nanik mempromosikan banyak hasil karya masyarakat Kota Magelang yang sudah mampu bersaing di kancah nasional, mulai dari kuliner, hingga batik Kota Magelang yang punya ciri khas.

 

Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai, Mashandayani Mahyaruddin, mengungkapkan bahwa pembedahan inovasi ecoprint Kota Magelang menjadi agenda utama karena kawasan ini dinilai sukses mengintegrasikan kelestarian lingkungan dengan nilai ekonomi yang bernilai jual tinggi. 

 

Pihaknya bertekad membawa teknik dan strategi pengembangan ini untuk diterapkan pada potensi flora lokal Sumatera Utara.

 

"Produknya cukup bagus, karena tujuan utama tadi memang ecoprint,kami sedang proses belajar. Di sini warna ecoprint nya sudah bagus, tata letak daunnya juga sudah bagus. Dari segi ketahanan juga, ini yang kami ingin cari supaya baju ecoprint itu bertahan lama dan bagaimana cara perawatannya. Kami dapat ilmunya di sini, itu yang paling penting poinnya," ujarnya. (Prokompimkotamgl).

 

Bagikan :