Pemkot Magelang Benahi Ekosistem Literasi, Sasar Perpustakaan Sekolah hingga Kelurahan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Pemerintah Kota Magelang berupaya menguatkan peran perpustakaan
KOTA MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang berupaya menguatkan peran perpustakaan sekolah dan kelurahan demi pembangunan literasi masyarakat dan kegemaran membaca.
Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kualitas layanan, perluasan akses bahan bacaan, serta pengembangan kegiatan literasi yang melibatkan berbagai pihak.
Berdasarkan hasil pengukuran tahun 2025, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Magelang tercatat 29,40, sedangkan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) mencapai 58,46.
Kedua indikator tersebut menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah sekaligus bahan evaluasi untuk menentukan kebijakan pengembangan literasi.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengatakan literasi tidak cukup dimaknai sebagai kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi secara kritis dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, masyarakat yang gemar membaca dan memiliki literasi yang baik merupakan modal dasar pembangunan daerah.
"Literasi berawal dari kemampuan mengakses informasi, memahami maknanya secara kritis, hingga mampu mengaplikasikan ilmu tersebut," kata Damar dalam seminar Penguatan Peran Perpustakaan dalam Peningkatan Kegemaran Membaca dan Literasi, di Perpustakaan Kota Magelang, Kamis (29/10/2026).
Lebih lanjut, perpustakaan perlu dikembangkan sebagai ruang belajar yang terbuka dan dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang, Sarwo Imam Santoso, menjelaskan bahwa IPLM dan TKM merupakan indikator kinerja pemerintah daerah yang pencapaiannya menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya Disperpusip.
Keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat diperlukan untuk memperkuat penyelenggaraan perpustakaan dan membudayakan kegemaran membaca.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Disperpusip menggelar seminar penguatan peran perpustakaan bagi pengelola perpustakaan sekolah dan kelurahan.
"Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekaligus mendukung peningkatan nilai IPLM dan TKM," tutur Imam.
(prokompimkotamgl)


