PEMERINTAH KOTA MAGELANG

Posyandu Kota Magelang Jadi Mata, Telinga, dan Hati Pemerintah

|| Diskominsta

Sabtu, 8 Agustus 2026

Bagikan :

Posyandu di Kota Magelang tidak berhenti sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar.

KOTA MAGELANG — Posyandu di Kota Magelang tidak berhenti sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar. Perannya adalah memperkuat hubungan pemerintah dengan warga, terutama untuk memastikan ibu hamil, balita, lansia, dan kelompok yang membutuhkan perhatian tidak luput dari pelayanan.

 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut Posyandu sebagai salah satu ujung terdekat pemerintah dengan masyarakat. Karena itu, kader Posyandu diharapkan aktif mengenali persoalan warga sekaligus mendorong kebiasaan hidup sehat dan pencegahan penyakit.

 

“Posyandu adalah mata, telinga, sekaligus hati pemerintah di tengah masyarakat. Tidak boleh ada satu pun warga yang terlewat dalam memperoleh pelayanan dasar,” kata Damar saat kegiatan Pembinaan dan Penyerahan Honor kepada 199 Ketua Posyandu se-Kota Magelang di Pendopo Pengabdian, Kamis (6/8/2026). 

 

Menurut Damar, pendekatan pencegahan perlu lebih kuat ditanamkan di masyarakat. Kader Posyandu tidak hanya menjalankan pelayanan, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengedukasi warga mengenai pola hidup sehat.

 

“Lebih baik sehat daripada sakit dan lebih baik mencegah daripada mengobati. Pola pikir inilah yang harus terus kita tanamkan kepada masyarakat,” ujarnya. 


Penguatan peran tersebut dibarengi dukungan bagi 199 Ketua Posyandu se-Kota Magelang. 

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM4KB) Kota Magelang Wawan Setiyadi mengatakan, masing-masing ketua menerima honorarium Rp450.000 untuk periode tiga bulan.

 

Pemerintah juga memberikan Bantuan Operasional Posyandu (BOP) untuk menunjang kebutuhan operasional pelayanan. 

 

Selain dukungan operasional, pembinaan diarahkan untuk memperkuat kapasitas Ketua Posyandu dalam mendukung pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). 

 

"Dukungan ini penting karena Posyandu berhadapan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat," ungkapnya. 


Dengan penguatan kapasitas dan dukungan operasional, Posyandu diharapkan semakin mampu menjangkau persoalan warga sejak dini serta menjalin kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam pelayanan dasar.

 

Sebagai informasi, Kota Magelang juga terpilih sebagai salah satu lokus kegiatan UNICEF Indonesia yang turut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran dan transformasi Posyandu. (Prokompimkotamgl)

Bagikan :