Logo Kota Magelang
PEMERINTAH KOTA MAGELANG

Serbuan Teritorial TNI 2026 Sasar Perbaikan 40 RTLH dan Trotoar di Kota Magelang

Rabu, 16 September 2026

Bagikan :

Sebanyak 40 rumah tidak layak huni (RTLH) dan trotoar sepanjang sekitar 2,2 kilometer

KOTA MAGELANG – Sebanyak 40 rumah tidak layak huni (RTLH) dan trotoar sepanjang sekitar 2,2 kilometer menjadi sasaran program Serbuan Teritorial TNI 2026 di Kota Magelang.

 

Program yang digelar Kodim 0705/Magelang tersebut meliputi perbaikan perumahan warga, peningkatan fasilitas pejalan kaki, serta bantuan kebutuhan pokok dan edukasi masyarakat.

 

Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Satrio Budi Bowo Leksono mengatakan, rehabilitasi 40 unit RTLH yang direncanakan berlangsung kurang lebih dua bulan. 

 

Pekerjaan tersebut diharapkan dapat diselesaikan sebelum akhir 2026 sehingga rumah yang diperbaiki dapat kembali ditempati warga dalam kondisi yang lebih layak.

 

“Kurang lebih ada 40 rumah yang dibangun dan diperbaiki bersama pemerintah daerah dan Polri di wilayah tersebut,” ujar Satrio usai pembukaan Serbuan Teritorial TNI TA 2026, di Pendopo Pengabdian kompleks rumjab Wali Kota Magelang, Senin (14/9/2026).

 

Menurutnya, proses rehabilitasi RTLH tidak hanya melibatkan personel TNI, tetapi juga pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat setempat. 

 

Adapun sasaran fisik lainnya berupa perbaikan trotoar di kawasan depan Akademi Militer, yang dimulai dari Jalan Gatot Subroto. Trotoar tersebut memiliki panjang sekitar 2.200 meter dan lebar dua meter, serta ramah bagi penyandang disabilitas.

 

Sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penguatan bela negara, edukasi pola hidup sehat, serta sosialisasi pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas umum. Kegiatan bakti sosial berupa Pembagian Sembako juga dilaksanakan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

 

Satrio menyampaikan, bantuan sembako diberikan sesuai dengan kemampuan dan jangkauan kegiatan. Bantuan tersebut antara lain berupa beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

 

Sementara itu, Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjelaskan, istilah “serbuan” dalam program Serbuan Teritorial TNI 2026 menggambarkan skala kegiatan yang dilaksanakan secara masif dan menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat.

 

“Kenapa disebut serbuan? Artinya bersifat masif. Salah satu contohnya rehabilitasi trotoar sepanjang 2,2 kilometer,” jelasnya.

 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan dan kegiatan sosial di wilayah Kota Magelang.

 

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama agar wilayah teritorial benar-benar berada dalam jangkauan dan pengawasan,” ungkap Damar.

 

Melalui pelaksanaan Serbuan Teritorial TNI 2026, sinergi lintas sektor diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung penanganan persoalan masyarakat sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih layak, tertib, sehat, dan inklusif. (prokompimkotamgl)

 

 

Bagikan :