Logo Kota Magelang
PEMERINTAH KOTA MAGELANG

TP PKK Wadah Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Rabu, 16 September 2026

Bagikan :

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai PKK memiliki posisi penting

KOTA MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai PKK memiliki posisi penting dalam menjembatani kerja sama pemerintah dan masyarakat, terutama dalam membangun kesejahteraan keluarga.

 

Hal itu disampaikan Damar usai menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 tingkat Kota Magelang di Gedung Wanita Kota Magelang, Selasa (15/9/2026).

 

“Bagi kami, HKG merupakan sebuah momentum untuk menguatkan PKK sebagai wadah kolaborasi yang sangat vital antara masyarakat dan pemerintah,” kata Damar.

 

Pemkot Magelang akan terus menjalin sinergi sekaligus memperkuat sumber daya manusia di lingkungan PKK. Menurutnya, keluarga memiliki peran mendasar dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat.

 

“Kami akan terus meningkatkan berbagai bentuk kolaborasi serta penguatan sumber daya manusia di dalamnya. Hal ini sangat penting karena jika kita berbicara mengenai kesejahteraan, titik utamanya berawal dari lingkup keluarga,” ujarnya.

 

Peringatan HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Tema ini bermakna bahwa 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

 

Dalam sambutan Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, yang dibacakan oleh Ketua TP PKK Kota Magelang, Nanik Yuniati Damar, menyatakan bahwa gerakan PKK didorong untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat. 

 

Kolaborasi itu diharapkan menghasilkan program pemberdayaan yang terintegrasi, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Penguatan PKK juga diarahkan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kepemimpinan kader agar mampu menjawab berbagai persoalan keluarga dan masyarakat.

 

"Program kerja PKK diharapkan tidak berhenti pada rutinitas, tetapi berorientasi pada hasil dan peningkatan kualitas hidup keluarga," tegasnya. (prokompimkotamgl)

Bagikan :