Logo Kota Magelang
PEMERINTAH KOTA MAGELANG

Wali Kota Magelang Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 2 Oktober 2026

Bagikan :

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga lebih waspada terhadap risiko

KOTA MAGELANG — Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga lebih waspada terhadap risiko kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat. 

 

Warga diminta memastikan kompor, listrik, dan peralatan rumah tangga lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat.

 

Imbauan ini menyusul cuaca panas yang diprediksi akan berlangsung cukup lama. Ditambah dengan kepadatan bangunan dan aktivitas rumah tangga, dapat meningkatkan risiko kebakaran.

 

“Keluar rumah itu harus dipastikan semua lampu dimatikan, kompor listrik, kompor gas, air, semua harus dipastikan aman,” kata Damar seusai menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Wates RT 007/RW 002, Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kamis (1/10/2026).


Damar mengatakan, sebagian kebakaran di lingkungan permukiman terjadi akibat kelalaian manusia. Karena itu, pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kesiapan peralatan pemadam, tetapi juga kebiasaan warga dalam menggunakan listrik dan peralatan rumah tangga.

 

Ia mencontohkan penggunaan kabel listrik yang tidak standar, terlalu banyak colokan pada satu sumber listrik, hingga kebiasaan merokok sambil tertidur. Kondisi tersebut dapat memicu panas berlebih dan berujung kebakaran.

 

“Jangan sampai kita teledor atau lengah. Apalagi ini musim panas sudah cukup lama, sehingga masyarakat perlu waspada,” ujarnya.


Damar meminta lurah, camat, pendamping pemerintah, serta unsur masyarakat ikut menyampaikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran. Sosialisasi akan dilakukan melalui lingkungan RT dan RW serta pos-pos keamanan di permukiman.

 

Menurutnya, peralatan pemadam seperti alat pemadam api ringan (APAR) saja tidak cukup. Kesiapsiagaan warga juga perlu diperhatikan agar kebakaran dapat dicegah atau ditangani sejak awal.

 

“Secara peralatan oke, tapi kesiapsiagaan juga harus oke,” katanya.


Damar mengimbau hal tersebut setelah kebakaran melanda rumah milik Oesman Raliby dan Muhammad Khusen Darojat Pranoto di Kampung Wates pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang Puji Hartono, secara terpisah, menjelaskan korban mendapatkan bantuan dari PMI Kota Magelang, Baznas dan Dinas Sosial. 

 

PMI Kota Magelang menyerahkan Rp20 juta kepada Oesman Raliby (dana hibah) dan dan Rp3 juta kepada Muhammad Khusen Darojat Pranoto (Bulan Dana PMI).

 

Baznas Kota Magelang juga memberikan Rp7,5 juta kepada Oesman Raliby.

 

Sementara Dinas Sosial Kota Magelang telah menyalurkan bantuan berupa selimut, kasur, paket keluarga, makanan siap saji, peralatan dapur, sandang anak, lauk-pauk siap saji, dan tenda gulung.

 

"Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari penanganan dampak kebakaran yang menimpa kedua keluarga," imbuhnya.
(prokompimkotamgl)

Bagikan :